Hasil Ujian Nasional Perbaikan (UNP) 2016 Diumumkan

Ditulis oleh Admin pada 05 Jul 2017


Hari ini, 17 September 2016 di Jakarta, hasil Ujian Nasional Perbaikan (UNP) diumumkan. Peserta UNP yg berjumlah hampir 50 ribu orang dapat melihat hasil ujiannya secara daring maupun melalui sekolah tempat mereka mengikuti UNP. Jumlah peserta terbanyak adalah lulusan SMA (30.621), disusul SMK (19.769), dan Paket C (19). UNP diselenggarakan dari tanggal 29 Agustus hingga 7 September melalui Ujian Berbasis Komputer (UNBK) di 34 Provinsi. Jumlah peserta UNP kali ini meningkat empat kali lipat dibanding UNP sebelumnya yg diikuti oleh 12.954 peserta.


Peserta menempuh antara satu hingga enam mata pelajaran yang capaian nilai Ujian Nasional (UN) sebelumnya kurang dari 55 (standar capaian minimum yg ditetapkan oleh BSNP). Banyak peserta yg menempuh UNP karena ingin mencapai persyaratan untuk masuk ke Akademi Militer, Akademi Polisi maupun Perguruan Tinggi lainnya yang mensyaratkan batas minimal nilai UN tertentu. Berdasar surat edaran ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), nilai siswa yang digunakan adalah nilai terbaik yang diperoleh dari hasil UN atau UNP. Menurut Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Nizam, hasil ujian hari ini menunjukkan 9.821 (32%) peserta SMA memperoleh hasil yang melampaui standar, 4.309 (23%) peserta SMK capaiannya di atas 55, sementara untuk paket C sebanyak 10 peserta (53%) melampaui standar. Meskipun belum memuaskan, hasil tersebut jauh lebih baik dibanding UNP sebelumnya dimana hanya 17% peserta yang capaiannya melampaui standar.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Totok Suprayitno menyampaikan UNP kali ini berjalan sangat lancar dan hampir tanpa gangguan. Hal ini terjadi selain karena sekolah penyelenggara UNP umumnya sudah berpengalaman, juga karena koordinasi dan kerjasama yang baik antara sekolah, panitia daerah atau Dinas Pendidikan, dan panitia pusat. Dukungan dari Perusahaan Listrik Negara dan perusahaan telekomunikasi juga sangat besar dalam memastikan tersedianya daya listrik dan koneksi internet selama ujian berlangsung. <>